Nota Bon Kosong

Cetak nota bon kosong tanpa logo atau pun alamat, prosesnya sama saja dengan cetak bon lengkap dengan logo atau nama perusahaanya. Nota bon kosong bisa dibuat dengan rangkap kertas berjenis carbonless atau pun hvs biasa. Cetak nota bon kosong biasanya diproduksi banyak, untuk dipasarkan ke toko buku, ATK, atau warung-warung biasa.

Kelebihan Kekurangan Nota Bon Kosong

Pernah belanja di pasar, tambal ban bocor di pinggir jalan, atau mungkin membeli katering di warung nasi ?.  Biasanya tempat-tempat usaha yang sering jadi langganan karyawan perkantoran, jika di minta bon penjualan, mereka sudah mempersiapkannya. Ya itulah, bon yang biasa dijual diwarung-warung, sering dipakai sebagai bukti penjualan. Cukup dengan cap atau tanda tangan saja, sebagai bukti tempat usaha tersebut melakukan transaksi dengan pembeli.
Sebagai contoh, terkadang para karyawan yang ditugaskan di perkantoran, untuk “mencairkan” atau mengganti uang pribadi yang dikeluarkan untuk berbelanja di warung atau keadaan darurat misalnya menambal ban bocor, bagian administrasi sering meminta bukti bon pembelian.

Kelebihan

Menggunakan bon kosong yang dijual di toko alat tulis kantor, toko kertas, atau di warung-warung, kelebihannya terletak pada kepraktisannya. Tanpa harus mendesain atau datang ke percetakan untuk order cetak bon.
Selain itu, untuk mencetak bon atau faktur biasanya ada minimal order. Minimal per 1 rim atau lebih, jika mencetak dibawah itu tidak bisa dikerjakan. Kalau membeli bon kosong, tidak ada jumlah minimal order, bisa membeli 1 atau 2 buku saja.

Kekurangan

Ada kelebihan tentu ada kekurangan dong. Jika menggunakan bon kosong kelebihannya terletak pada praktis dan tidak ada minimal order pembelian. Sisi kekurangannya terletak pada legalitasnya. Kenapa? karena bon-bon tersebut dijual umum di warung-warung, jadi semua orang bisa saja menggunakan bon tersebut. Makanya diperlukan cap/stempel sebagai tanda bukti penjualannya, untuk membuktikan bon tersebut memang dikeluarkan dari tempat tersebut.
Menggunakan bon kosong jelas-jelas sangat tidak disarankan untuk perkantoran, selain dari sisi legalitas,  bon kosong tanpa logo malah menjadikan kesan yang buruk bagi perusahaan, tidak elegan, dan tidak profesional.

Bon bukti pembayaran

Bon/nota biasanya dipakai sebagai tanda bukti pembayaran, bukti pengeluaran, atau bukti pembelian. Untuk pembeli yang menerima bon, atau untuk toko yang mengeluarkan bon sama-sama memerlukan bon sebagai bukti yang akan di arsipkan.
Sekarang instansi, perkantoran, bahkan usaha rumahan pun sudah jarang menggunakan nota bon kosong sebagai barang bukti transaksi. Bon atau faktur yang digunakan biasanya sudah dilengkapi dengan logo dan kop surat tempat usaha tersebut. Karena selain legalitasnya bagus, dengan menggunakan logo dan kop surat pada bon atau faktur, menjadikan usaha tersebut nampak profesional, sekaligus jadi alat marketing perusahaan.

Cetak Nota Bon

Sekarang kebanyakan untuk cetak nota bon menggunakan bahan kertas berjenis NCR (Non Carbon Required). Jadi kertas tersebut tidak perlu menggunakan karbon sebagai perantara copy text, karena didalam kertas-kertas tersebut ada partikel-partikel kecil yang akan muncul jika kertas tersebut ditekan.
Rajasetting menerima Cetak Bon, Faktur, Nota dan sejenisnya. Harga cetak disesuaikan dengan desain, rangkap kertas, dan finishing. Untuk informasi dan Order silahkan kontak kami, bisa melalui :

  • SMS/Tlp :  0812 1416 5774 || 0896 6909 9299
  • Whatsap :  0815 7260 6669
  • Line        :  rjsetting
  • Email      :  untamerah@gmail.com 

atau berkunjung ke tempat kami di :
Jl. Babakan H. Tamim No. 27, Cicadas – Bandung

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *